KONSEP ADIL DALAM AL-QUR’AN SURAH AL-BAYYINAH: ANALISIS KISAH UBAY BIN KA’AB

Authors

  • Ahmad Rizki Daulay Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Khairunnas Jamal Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Keywords:

Adil, Surah Al- Bayyinah, Ubay Bin Ka’ab

Abstract

Adil adalah suatu konsep yang penting dalam kehidupan manusia, adil dalam arti sama, adil dalam arti seimbang, adil adalah perhatian terhadap hak-hak individu dan memberikan hak-hak itu kepada pemiliknya, adil yang dinisbahkan kepada Allah. Ubay bin Ka’ab adalah penduduk Yatsrib (Madinah) yang sangat cerdas, gemar membaca dan pandai menulis Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep adil dalam Surah Al-Bayyinah dengan pendekatan kisah Ubay bin Ka’ab, seorang sahabat Nabi Muhammad yang dikenal sebagai ahli Al-Qur’an. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis tafsir dan kajian historis terhadap riwayat Ubay bin Ka’ab yang berkaitan dengan nilai-nilai keadilan dalam Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keadilan dalam Surah Al-Bayyinah mencakup aspek keadilan dalam keimanan, sikap terhadap kebenaran, serta dalam hubungan sosial. Kisah Ubay bin Ka’ab memberikan ilustrasi konkret tentang bagaimana seorang Muslim harus bersikap adil dalam memahami dan mengamalkan ajaran Islam, Beliau pernah mengeksekusi putranya sendiri, karena melakukan perbuatan zina. Dalam soal hukum beliau tegakkan tanpa pandang bulu, serta beliau putuskan secara adil  meskipun terhadap dirinya sendiri.

References

Abu Ja’far Muhammad bin Jarir ath-Thabari, (2008). Jami al-Bayyan An Takwil al-Qur’an Juz 6 (Cairo, Iskandaria: Darr As-Salam.

Al Farmawi, Abd. Al Hayy. (1994). Metode Tafsir Mawhu’iy. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Al-Munawwir,Ahmad Warson. (1997). Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia Terlengkap, Pustaka Progressif, Yogyakarta

Al-Qur’an Digital dan terjemahannya

Amrullah, Ahmad, Drs. Sf.dkk, (1999). Dimensi Hukum Islam Dalam Sistem Hukum Nasional, (Penerbit GEMA INSANI PRESS, Anggota IKAPI Cetakan Pertama, Rabi’ul Akhir 1417 H

Anonim, (1996). Ensiklopedi Hukum Islam. Jakarta: Penerbit PT Ichtiar Baru Van Hoeve

Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta

Arni, Jani. (2013). Metode Penelitian.Tafsir. Pekanbaru: Pustaka.Riau

Basyir, Ahmad Azhar. (2000). Negara dan Pemerintahan dalam Islam, UII Pres, Yogyakarta

Dahlan, Abdual Aziz. (1997) et. all, editor), Ensiklopedi Hukum Islam, jilid 2, PT Ichtiar Baru Van Hoeve, Jakarta

Depdiknas, (2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka

Fu'ad Abd al-Baqiy, Muhammad. (1981). Al-Mu'jam al-Mufahras li Alfaz Al-Qur'an al Karim, Dar al-Fikr, Beirut

Haris, Abd. (2012). etika Hamka Konstruksi etika berbasis Rasional Religius, Yogyakarta: LkiS Printing Cemerlang

Husein Aziz. (2010). Bahasa Al-Qur’an Perspektif Filsafat Ilmu. (Jawa Timur: Pustaka Sidogiri

Islam Nu Or Id, (2021). Kisah perselisihan Umar bin Khatab dan Abbas bin Abdul Muthalib, dikutip dari, https://islam.nu.or.id/post/read/111056/kisah-perselisihan-umar-bin-khattab-dan-abbas-bin-abdul-muthalib

Kholid Narbuko dan Abu Achmadi, (2001). Metode Penelitian.Jakarta: Bumi Aksara

Kompasiana, (2001) keadilan umar Ibnu Khatab, dikutip dari https://www. kompasiana. com/m. nurdin/keadilan-umar-ibnu-khattab_5500daeaa33311376f5125fb

Maluf, Louis. (1982). al-munjid fi al-lughah wa al-‘alam. beirut: dar masyriq

Neong.Muhadjir, (2000). Metodologi Penelitian.Kualitatif Edisi.1V, Yogjakarta, Rake Sarasi

Rahardjo, M.Dawam. (2002). Ensiklopedi Al-Qur’an: Tafsir Sosial Berdasarkan KonsepKonsep Kunci, Paramadina, Jakarta.

Sutrisno Hadi, Sutrisno. (1987). Metodologi.Research. Yogyakarta: UGM

Yanti, Sedarma. Syarifuddin.Hidayat, (2002). Metodologi.Penelitian, (Bandung, Mandar Maju

Downloads

Published

2025-07-31

How to Cite

Daulay, A. R., & Jamal, K. (2025). KONSEP ADIL DALAM AL-QUR’AN SURAH AL-BAYYINAH: ANALISIS KISAH UBAY BIN KA’AB. MAHABBAH : Jurnal Ilmu Ushuluddin Dan Pemikiran Islam, 1(2), 95–104. Retrieved from https://journal.iai-daraswaja-rohil.ac.id/index.php/mahabbah/article/view/94